Followers

Friday, October 29, 2010

task

kisah nabi khidir dengan nabi musa a.s


kisahnya ade disebut dalam surah alkahfi(60-82)
diringkaskan cerita, sepanjang nabi musa bersama nabi khidir.
3 perkara telah berlaku.


1st: nabi khidir membocorkan perahu.
2nd: nabi khidir telah membunuh seorang kanak-kanak.
3rd: nabi khidir menegakkan dinding yang hampir roboh.


"Maka berjalanlah keduanya, hingga tatkala keduanya menaiki perahu lalu Khidir melubanginya. Musa berkata: 'Mengapa kamu melubangi perahu itu yang akibatnya kamu menenggelamkan penumpangnya? Sesungguhnya kamu telah berbuat sesuatu kesalahan yang besar.' Dia (Khidir) berkata: 'Bukankah aku telah berkata: 'Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sabar bersama dengan aku.' Musa berkata: 'Janganlah kamu menghukum aku kerana kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku.' Maka berjalanlah keduanya; hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak, maka Khidir membunuhnya. Musa berkata: 'Mengapa kamu membunuh jiwa yang bersih itu, bukan kerana dia membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu yang mungkar.' Khidir berkata: 'Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahawa sesungguhnya kamu tidak akan sabar bersamaku?' Musa berkata: 'Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali) ini, maka janganlah engkau memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan uzur kepadaku.' Maka keduanya berjalan; hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu, tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka, kemudian keduanya mendapatkan dalam negeri itu dinding rumah yang hampir roboh, maka Khidir menegakkan dinding itu. Musa berkata: 'Jikalau kamu mau, nescaya kamu mengambil upah untuk itu.' Khidir berkata: 'Inilah perpisahan antara aku dengan kamu. Aku akan memberitahukan kepadamu tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya. Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku bertujuan merosakkan bahtera itu, kerana di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera. Dan adapun anak itu maka kedua orang tuanya adalah orang-orang mukmin dan kami khawatir bahawa dia akan mendorong orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. Dan kami menghendaki supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam dari kasih sayangnya (kepada ibu dan bapaknya). Adapun dinding rumah itu adalah kepunyaan anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya seseorang yang soleh, maka Tuhanmu menghendaki supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemahuanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya.'" (QS. al-Kahfi: 71-82)


for myself:



thanks saadah...(:

2 comments:

.kid. said...

salam :)

dalam surah alkahfi, ada 4 cerita.
salah satunya kisah ni.
kalau tengok ibrahnya, this is the trial of knowledge.

sebenarnya, surah ni, memberitahu kita macam mana dajjal approach kita nanti. salah satunya menggunakan trial of knowledge.
tapi, yang penting, bukan cara dajjal tu. yang penting kita dah siap sedia untuk tak jadi salah seorang pengikut dia, kan?

jazakillah khair ukhti.
memang satu peringatan bermakna :)

nurfadhilah ismail said...

wasalam...

ana pun baru tau kisah ni.sebelum ni xtau pun kisah ni. bila ustaz ana tanye, baru ana cari.
n u know, my ustaz said, orang yang bawa ajaran sesat like ayah pin,rasul kahar, dorang gune reason ni.reason yang mereka dapat ilham dari tuhan macam nabi khidir dapat ilham dari Allah.
and if kita x berpegang teguh dgn tali-Nya, maybe kita boleh terikut.bcoz we will get confious from that.for sure we will said, ilham from God is more better than Quran.but, as we know, Quran is kalamullah.
so, Quran and hadis should be as our guidance...(:
but, i still not get it.trial of knowledge?